Pages Navigation Menu

my official site to waste my time

Kill the Messenger

Posted by on Dec 22, 2016 in Thoughts | 0 comments

Social media itu seperti patah hati, bisa mengubah seseorang 180 km. Tidak terhitung berapa banyak teman-teman saya yang dulu saya kenal sebagai pribadi yang kalem dan santun bak Putri Solo belum sarapan berubah menjadi Industri Rumah Tangga dengan produk utama hoax dan provokasi kualitas KW. Share sana share sini tanpa peduli, seolah-olah memperjuangkan sesuatu padahal cuma ilusi, biar kelihatan militan seperti sisa makanan di sela-sela gigi. Adek Sedih. Apa tidak ada pikiran untuk melawan hoax dan provokasi itu ? Cara termudah untuk melawan provokasi dan hoax adalah Kill The Messenger, serang sumber berita. Lihat dulu dong itu berita dari mana,  websitenya kredibel atau tidak, reputasi penulis, pesan eksplisit pada berita, dll. Kok rasanya seperti tidak ada waktu untuk mencari tahu, apa kalian terlalu sibuk syuting ? Padahal sudah saya tulis caranya di sini.  Apa perlu saya tulis petisi agar...

Read More

Pokemon GO si Delorean

Posted by on Jul 22, 2016 in Thoughts | 0 comments

Pokemon GO merupakan game berbasis lokasi yang sedang hits akhir-akhir ini. Kemunculannya membuatku merasa dijemput oleh delorean untuk kembali ke masa lalu. Jadi dulu, semasa android masih berada di dalam kandungan ibu pertiwi, saya pernah mengajukan ide game berbasis lokasi pada saat event IWIC 2008 (Indosat Wireless Innovation Contest) berbentuk karya tulis sederhana dalam kategori Wireless Innovation Beyond. IWIC itu semacam kompetisi inovasi dalam penerapan teknologi wireless berskala nasional untuk orang-orang nganggur, sementara kategori yang saya ikuti tersebut merupakan kompetisi karya tulis tentang ide-ide inovasi berbasis wireless yang akan menjadi trend di masa mendatang. Karena waktu kuliah saya bekerja sambilan sebagai penganggiran, akhirnya saya memutuskan untuk iseng-iseng berhadiah mengajukan 2 ide game berbasis lokasi ke event tersebut. 2 Game tersebut bernama RobinGoblin dan Maryapada, keduanya berbasis lokasi namun berbeda teknologi. Sebelum saya jelaskan lebih banyak ada baiknya saya bagikan...

Read More

Menjadi Manusia Seutuhnya

Posted by on Nov 17, 2015 in Thoughts | 0 comments

“Cooking” Yap! Memasak adalah salah satu hal yang membuat kita menjadi manusia. Seperti yang tertulis di artikel berikut ini http://news.nationalgeographic.com/news/2012/10/121026-human-cooking-evolution-raw-food-health-science/. Sudah dibaca artikel itu ? pasti belum, dasar pemalas. Saya coba simpulkan sedikit dari artikel tersebut. Penemuan manusia purba yang paling hebat adalah api. Api merupakan komponen penting dalam memasak. Bahkan dalam artikel tersebut disebutkan juga bahwa sebenarnya yang bisa membuat kita jadi manusia seutuhnya adalah menggunakan api untuk memasak. Faktanya makanan yang sudah dimasak akan terserap 100% nutrisinya oleh tubuh dibandingkan makanan mentah, makanan mentah hanya mampu terserap nutrisinya sebesar 30-40%. Nutrisi yang terserap lebih banyak menjadikan kita pintar dan ber-akal berbudi. Seperti yang pernah kita pelajari saat SD, bahwa yang membedakan kita (manusia) dengan mahkluk lainnya adalah memiliki akal budi, dan berdasarkan hipotesis saya akal budi itu didapat dari nutrisi makanan yang kita masak sehari-hari. Kenyataan mencengangkan...

Read More

Teknologi Duren

Posted by on May 8, 2015 in Thoughts | 1 comment

Apa yang akan membunuhmu pelan-pelan secara nikmat selain duren ? Jawabnya adalah Teknologi, hanya saja kamu tidak akan terkena kolesterol dulu sebelum mati. Teknologi bukan lagi ibarat pedang bermata dua, melainkan ibarat Keris Mpu Gandring. Suatu senjata yang diperebutkan banyak orang tapi berakhir dengan ending yang mengenaskan, sebuah kutukan yang membunuh 7 turunan. Mau tahu kutukan keris ini ? Saya seringkali melihat anak-anak yang masih ingusan, bau kencur dan kencing saja tidak lurus memegang gadget yang lebih canggih dari punya saya. Selain perasaan saya yang tercabik-cabik melihat gadget saya sendiri yang lebih mengenaskan dari mereka, timbul juga perasaan miris dalam hati. Setelah berpikir secara kontemplatif selama sekitar 2 menit, akhirnya saya mengambil suatu kesimpulan yang cukup mencengangkan. Orang tua mereka pasti tidak romantis, tidak jago menggombal, dan tidak tahu kalau sudah ada buku 1000 sms gombal di Gramedia. Bagaimana...

Read More

Kontroversi Pengasuhan Anak

Posted by on May 6, 2015 in Thoughts | 0 comments

Sebenarnya tidak ada yang kontroversi di sini, judulnya saja yang sengaja dibuat gahar biar banyak yang nyasar. Ya biar kaya situs-situs berita yang judulnya sangar ternyata beritanya seperti jajan pasar, tulisan ini juga. Mungkin hanya pendapat ngawurku saja. Saya melihat orang tua yang berhasil ketika profesi orang tuanya tercermin pada profesi anaknya. Orang tua dokter anaknya juga dokter, orang tua pengusaha anaknya juga pengusaha, dan orang tua Robocop anaknya pasti Iron Man. Tapi entah kenapa saya tidak ingin anak saya jadi programmer atau karyawan kantoran. Mungkin karena saat ini saya belum berhasil. Saya lebih kepingin anak saya jadi atlet sekelas Ronaldo atau Messi. Saya menjadi semakin yakin ketika tahu ternyata orang tua Ronaldo adalah pegawai pemerintahan dan orang tua Messi adalah karyawan pabrik baja. Saya juga tidak percaya skill Ronaldo dan Messi turun dari langit, pasti ada campur tangan...

Read More