Pages Navigation Menu

my official site to waste my time

Free To Play

Posted by on Jun 20, 2014 in Entertain me | 0 comments

Free To Play adalah film documenter (mungkin pertama) tentang perjuangan gamer dalam suatu kompetisi yang dibuat oleh Valve. Kompetisi yang didokumentasikan di film ini adalah event The International pada tahun 2011, sebuah kompetisi dengan total hadian sekitar $1,000,000. Film ini saya review di web saya karena sukses membuat mata saya berkaca-kaca dan dan membuat hati saya pilu. Film ini berfokus kepada 3 orang sebagai anggota Tim masing-masing peserta The International. Ketiga orang itu dalah Dendi dari tim Navi (Ukraina), Fear dari tim Online Kingdom (Amerika) dan hyhy dari tim EHOME (Singapura). Ketiga gamer tersebut merupakan gamer sukses yang mampu menerapkan konsep “Gaming for Living” sepenuhnya. Dengan sangat baik sekali valve mampu menggali konflik, emosi dan perjuangan ketiga gamer tersebut saat mengikuti tournament The International 2011. Valve juga menggambarkan beberapa adegan Dota 2 dengan animasi 3D yang keren, memang seharusnya...

Read More

The Act of Killing

Posted by on Dec 12, 2013 in Entertain me | 0 comments

The Act of killing (Jagal) adalah film dokumenter sejarah Bangsa Indonesia yang disutradari oleh Joshua Oppenheimer. Film ini seperti sebuah palu besar yang akan menghantam kepala kita saat menontonnya, sebuah palu masa lalu. Sudut pandang dan logika kita akan dibuat berceceran kemana-mana, apalagi bagi teman-teman yang  terlahir di bawah tahun 1990.  Kenapa ? karena kalian kemungkinan besar pernah merasakan yang namanya ritual setiap tanggal 1 Oktober. Peringatan hari kesaktian Pancasila yang selalu saja diikuti dengan tugas sekolah merangkum atau menonton film G 30 S/PKI, Ya! saya sempat merasakan hal tersebut waktu saya SD. Ketika film G 30 S/PKI menceritakan tentang kekejaman PKI, maka The Act of Killing (Jagal) menceritakan sudut pandang baru tentang kejadian tersebut. Mengutip kata-kata dari Joshua Oppenheimer “Untuk melawan lupa atas kekejaman genosida 1965, mulai hari ini film Jagal bisa diunduh gratis. Kami ingin Anda memutarnya,...

Read More

Superhero

Posted by on Nov 25, 2012 in Entertain me, Thoughts | 0 comments

Banyak sekali film superhero di tahun ini, mulai dari Spiderman, Batman, Iron Man, Captain America, bahkan gabungan beberapa superhero. Keren memang melihat aksi-aksi mereka dalam menumpas kejahatan dan kebatilan di muka bumi tercinta. Kebanyakan dari superhero tersebut memiliki kekuatan super, mulai otot yang besar dari radiasi sinar gamma sampai uang yang tak pernah habis dan kemudian digunakan untuk membuat gadget super keren.  Akan tetapi setelah saya menonton film dokumenter dari HBO berjudul Superheroes,  ternyata di kehidupan nyata juga ada orang-orang yang menjadi superhero seperti di film-film bioskop jaman sekarang, mereka disebut dengan Real Life Superheroes (RLSH). Real Life Superheroes (RLSH) adalah orang yang berpenampilan seperti superhero yang lengkap dengan kostumnya. Mereka tidak punya kekuatan super, tidak bisa merayap di dinding, tidak bisa menembus tembok atau tidak punya gadget sekeren batman. Satu-satunya kekuatan super yang mereka miliki adalah rasa kepedulian...

Read More

Religulous (2011)

Posted by on Jun 24, 2012 in Entertain me | 0 comments

Sebelum menonton film ini, ada satu pertanyaan yang perlu kita tanyakan pada diri kita sendiri. Apakah kita terima jika agama kita dipertanyakan ? jika jawabanya “YA”, maka demi iman dan emosi anda lebih baik film ini jangan pernah ditonton. Religulos adalah film paling cerdas yang pernah saya tonton. Film ini bertemakan tentang keraguan terhadap agama, sebuah tema yang jarang sekali diangkat oleh produser-produser film saat ini. Religulous sendiri berasal dari kata “religion” dan “ridiculous”, bisa ditebak sendiri apa makna kata-kata tersebut ditambah lagi cover film dengan gambar yang sangat provokatif. Film ini adalah jenis film documenter yang dibumbui dengan banyak sekali humor. Bercerita tentang Bill Maher yang mondar-mandir ke sana kemari mempertanyakan keraguannya soal agama kepada orang-orang yang dinilai kompeten di bidang agama, contohnya seperti Pendeta, Monsinyur, Rabi, sampai Ulama. Bill Maher merupakan seorang comic ternama, dan kebayakan humor...

Read More

Hustle

Posted by on Jun 11, 2012 in Entertain me | 0 comments

Tumben-tumbenan saya merekomendasikan film serial dalam pojok entertain me. Tapi memang film serial ini bagus sekali, baik dari segi cerita, pesan dan akting. Hustle adalah serial buatan BBC dan pertama kali tayang pada 2004 silam. Film ini menceritakan tentang sekelompok conman (penipu) yang menipu korbannya dengan cara yang sangat cerdas. Memang lebih tepat disebut sekumpulan conman (kata con berasal dari confident), karena mereka melakukan penipuan dengan sangat percaya diri dan dengan ketenangan yang luar biasa. Tidak ada aksi kepahlawanan di sini, tim tersebut murni kriminal yang menipu untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar untuk diri mereka sendiri. Rencana penipuan yang dilakukan disusun sangat mendetail, dan pada akhir cerita akan diungkapkan bagaimana rencana tersebut dapat mendukung skenario penipuan.Sangat sedikit adegan action yang dijumpai, bahkan mendekati tidak ada, sebuah drama dengan titik berat pada logika alur cerita, dan hal tersebut merupakan...

Read More

Confession

Posted by on May 27, 2012 in Entertain me | 0 comments

“Sakit ini yang bikin film” Itulah kesan pertama yang saya dapat dari melihat film ini. Film dengan jalan cerita yang sangat berbeda dan baru bagi saya. Bertemakan balas dendam psikologis yang dikemas secara apik dengan sinematografi yang luar biasa keren dari awal sampai akhir film. Film ini berceritakan tentang pembalasan dendam seorang guru karena anak satu-satunya dibunuh oleh muridnya sendiri. Apapun bisa terjadi memang di negeri pecinta bunuh diri itu. Dalam pembalasannya si guru menggunakan cara-cara yang sangat “smart” (psikologis) tidak menyerang fisik, tapi menyerang mental. Benar-benar suatu cara yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya, pembalasan yang mampu membuat mental berada dalam keaadan terendah bahkan sampai menjadi gila. Gaya penceritaan sudut pertama dari 4 karakter utama dalam film ini dikemas secara natural, mungkin oleh karena itu judulnya disebut confession (pengakuan). Tiap karakter memiliki bagian sendiri untuk menceritakan emosi yang...

Read More