Pages Navigation Menu

my official site to waste my time

Pemilihan Hero

Posted by on Aug 23, 2014 in Storiette | 1 comment

  Tahun ini adalah tahun yang sangat bersejarah untuk Republik Sentinel. Sudah tiba saatnya kembali kami harus melakukan pemilihan hero sebagai  calon pemimpin sentinel nanti. Mengejutkan bahwa hanya ada 2 calon hero untuk memimpin creep sentinel yang beragam jenisnya ini. Abaddon yang gemar berkuda merupakan salah satu kandidat pemimpin hero sentinel. Terkenal dengan perangainya yang kuat, keras dan kerap kali pasang badan saat War membuatnya percaya diri sebagai calon kuat pemimpin creep Sentinel ini. Tidak tanggung-tanggung, Abaddon beriklan bertahun-tahun dalam  TV untuk meraih suara para creep. Abaddon juga menggandeng Lich sebagai wakilnya. Lich yang saat itu menjabat sebagai menteri ekonomi sentinel dikabarkan memberikan mahar berupa Hand of Midas sebagai syarat menjadi wakil kepada Abaddon untuk menopang dana kampanye yang dibutuhkan. Calon lainnya adalah Jah’rakal. Dengan salah satu strateginya blusukan ke hutan untuk menarik suara para neutral creep dinilai sangat...

Read More

Dua Serigala

Posted by on Mar 23, 2013 in Storiette | 1 comment

Seorang cucu penasaran dengan kebiasaan kakeknya setiap malam. Tepat jam 7 malam kakek itu selalu duduk di kursi goyang, memandang langit dan bintang berjam-jam. Si cucu menghampiri dan bertanya “ Apa yang kakek lakukan ?” “Aku sedang melihat sebuah pertarungan, jauh di dalam badan, dekat sebuah hati yang kesepian. Pertarungan mengerikan 2 serigala yang kelaparan. Serigala berbulu putih dan berbulu hitam. Serigala putih sumber segala kebaikan, kekuatan, keberanian, kasih, harapan, empati, kejujuran dan iman. Melawan serigala hitam, sumber segala keburukan, kebencian, nafsu, serakah, kebohongan, penyesalan, dan ego. Sekarang adalah waktu tedahsyat mereka bertarung, menancapkan taring yang satu dengan yang lain, menghujamkan cakar dalam-dalam dan saling menggores daging. Sekarang mereka bertarung sengit, Nak!” Sambil memandang lekat-lekat mata cucunya, si kakek menunjuk ke dadanya. “Pertarungan yang sama juga kaurasakan nanti di dalam sini. Bukan hanya kamu, tetapi orang lain juga merasakan.”...

Read More

Dunia dalam Bibir

Posted by on Mar 6, 2013 in Me Time, Storiette | 0 comments

Andai duniaku selebar bibirmu, cukup satu kecupan mengelilinginya, dari satu ujung ke ujung lainnya. Liurmu jadi lautnya, tidak terasa asin, tapi memabukkan seperti wine. Membuatku ingin menyelam, terkulum sampai lupa cara mengapung. Atau berselancar di ombakmu dengan lidahku, bergulung-gulung sampai linglung. Andai duniaku selebar bibirmu, tiap sore aku terpaku menatapmu. Hidungmu cakrawala dan matamu senja. Apalagi bila bibirmu bergincu, senja terlihat merah menyala. Petunjuk arah sang pengelana pulang ke rumahnya. Andai duniaku selebar bibirmu, bintang jatuh kulihat tiap siang, saat keringat mengucur dari keningmu yang lapang. Rambutmu berkilau seperti ekor lintang, hitam, panjang dan bergelombang. Andai duniaku selebar bibirmu. Hidupku seumur senyumanmu.  Share on...

Read More

LDR

Posted by on Mar 3, 2013 in Storiette | 1 comment

LDR, Long Distance Relationship istilah keren jaman modern. Kenapa juga aku menjalaninya jika bukan karena cinta. Rasanya hati seperti maju perlahan-lahan ke mesin gilingan, berdoa apapun juga percuma, hati pasti terbelah dua. Hati yang terlalu jauh memang kadang rapuh. Mungkin karena hati tidak seperti sepasang merpati, jika yang satunya menjauh, maka yang lainnya akan mencari. Tapi tidak dengan hatiku, hatiku seperti merpati yang selalu mencari kamu. Hatiku sekuat baja, tahan banting dan tempa. Aku masih optimis dengan hubungan kita ini, tiap pagi aku kirim kamu kata-kata manis, tiap malam aku buai kamu dengan rayuan puitis. Iya, responmu memang berkurang sekarang, tetapi aku tetap sayang. Aku ingin lebih dong, masa iya cinta hanya seperti tong kosong, masa iya cinta hanya satu arah. Aku tahu kamu pergi tiba-tiba tanpa kabar kemarin, kamu pasti lupa mengabariku aku yakin.  Tidak pernah sekalipun kepergianmu...

Read More

Para Pencari

Posted by on Jul 14, 2012 in Storiette | 0 comments

Selamat pagi. Salam itu kini kuucapkan pada diriku sendiri. Hari ini aku ada janji, harus segera ke kantor desa untuk mengurus identitas diri. Kegiatan rutin sebelum mandi, aku menyalakan TV. Seperti sebelumnya, masih hangat saja berita pencemaran ini. Diberitakan sebuah perusahaan tambang kelas dunia membuang limbahnya ke sungai hutan hujan. Tidak ada pengolahan yang signifikan, limbah dialirkan begitu saja dengan pipa yang disamarkan. Curiga atas kematian ikan-ikan di keramba, seorang penduduk menyelidiki apa penyebabnya. Pipa tersamar ditemukan di semak belukar, setelah ditelusuri pipa tersebut berasal dari pertambangan di gunung depan mata. Kampung dengan komiditi utama ikan sungai kini telah mati, ratusan keramba penduduk tak berfungsi, kualitas air sungai terlalu buruk bahkan untuk ikan hidup. Pencemaran yang memuakkan, mungkin benar kiamat sudah kelihatan di depan. Tuhan memang punya kuasa menciptakan kiamat, tapi sekarang kuasa itu nampaknya salah alamat, manusia juga...

Read More

Nyai Dasimah

Posted by on Feb 29, 2012 in Storiette | 0 comments

Aku ingat dia, orang gila yang sering kugoda waktu Sekolah Dasar dulu. Ternyata dia masih ada di tempat biasanya, di bawah pohon cemara, di dekat balai desa. Tidak banyak yang berubah pada dirinya, selain memutihnya rambut dan bertambahnya kerut. Masih tetap dengan cara yang sama, bersenandung dengan tatapan tanpa jiwa menatap arah Utara. Sebuah lagu yang asing mengalun dari mulutnya ditengah suasana bising. Aku ingat dia, orang gila yang mengejarku dulu saat aku memberinya jawaban palsu. Dia aneh, tertawa tiba-tiba saat siang, dan menangis secepatnya setengah jam kemudian. Berteriak menanyakan pertanyaan yang sama kepada orang yang dijumpa. “Kau sembunyikan dimana dia  ? pujangga pemilik jiwa ini” Aku menjawabnya dengan asal, di bawah selokan dekat bangsal. Tanpa disangka logika, dia mencarinya dengan tergesa-gesa ke sana. Masuk merangkak ke dalam selokan cekak meski selokan itu bau berak. Aku ingat wajahnya ketika...

Read More