Pages Navigation Menu

my official site to waste my time

Another Forex Story

Another Forex Story

Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya ketika saya bergelut di dunia forex. Pengalaman ini saya tulis berdasarkan sudut pandang saya sendiri, alias subjektif. Murni Sharing dan iseng tanpa ada alasan apapun.

Ada yang masih tidak mengetahui apa itu forex ? Jika belum tahu, pastilah listrik belum masuk desa anda. Tapi akan saya jelaskan dengan singkat apa itu forex. Forex bukanlah merk kondom (itu durex) , forex sebenarnya adalah sebuah singkatan dari foreign exchange market atau dalam bahasa Indonesianya adalah pasar valuta asing. Apa itu ? yaitu merupakan suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan (sumber: Wikipedia). Intinya kita mendapat keuntungan dari jual beli mata uang asing, menjual saat harga naik dan membeli saat harga turun.

Jangan pernah terbuai dengan iming-iming bahwa forex merupakan jalan instan menuju kekayaan. Itu sama sekali bohong, tetap butuh pengorbanan yang berdarah-darah untuk bisa mempelajari forex. Bahkan sampai sekarang saya tetap berdarah-darah dalam bermain forex. Forex menurut saya lebih seperti judi, hanya bedanya jika judi kemungkinan menangnya 50:50, tetapi forex memiliki kemungkinan menang 55:45, meski kemungkinan menang bertambah 5% tapi tetap saja sulit.

“Darah itu merah, pasar itu kompleks jendral !”. Pasar uang itu rumit, kompleks dan sama susahnya dengan perasaan wanita untuk diprediksi pada saat PMS. Di dalam forex ada 2 analisa dalam memprediksi pasar, yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental. Analisa teknikal adalah salah satu cara memprediksi nilai mata uang berdasarkan data yang lampau dengan menggunakan grafik-grafik atau indikator lainnya, sedangkan analisa fundamental merupakan cara memprediksi nilai mata uang berdasarkan berita-berita ekonomi. Mana yang lebih ampuh ? Ada yang berkata analisis teknikal yang lebih ampuh, karena pada dasarnya pola pergerakan mata uang akan terus berulang. Tapi ada juga yang bilang analisis fundamental yang lebih juara, karena analisis ini menggunakan berita ekonomi maka dinilai lebih mengikuti jaman, lebih update dan lebih akurat. Tetapi tetap saja keduanya masih menghasilkan data berupa perkiraan/prediksi, tidak ada yang pasti.

Saya sendiri mulai belajar forex sejak kuliah, tetapi baru mulai trading dengan uang nyata sejak 2010 lalu, dan pernah juga mengalami margin call  (rugi sampai terjatuh dan tak bisa bangkit lagi bagaikan butiran debu) dengan kerugian yang cukup besar. Rasanya seperti minum kopi tanpa gula sambil lihat muke lo, pahit banget ! Tapi setelah mencoba bangkit dan lebih mencari pengetahuan di dunia forex, saya jadi bisa melihat bagaimana kenyataan forex bekerja. Dan hal itu menimbulkan berbagai pertanyaan yang berkecamuk dalam batin saya, contohnya adalah sebagai berikut

Bisa kah saya hidup hanya dengan main forex ?

Kalau saya sih tidak bisa. Trading for Living merupakan impian setiap trader pemula dalam forex, tetapi  menurut saya Forex pada dasarnya adalah investasi, dan tiap investasi memiliki resiko. Ketidak pastian pasar itulah yang menjadi resiko terbesar dalam forex. Remember “High Risk, High Return”, bisa kok mendapatkan 100 juta dalam sehari, tetapi bisa juga kehilangan 100 juta dalam sehari. Investasi juga bukan merupakan suatu penghidupan melainkan lebih ke perencanaan masa depan.  Jadi ya agak sulit jika harus trading for living. Investasi haruslah menggunakan uang yang “tidak terpakai”, begitu juga forex. Jika menghasilkan ya untung, tapi jika rugi ya kita masih tetap dapat hidup.

Lalu bagaimana meminimalkan resiko bermain forex ?

Jangan jadi trader ! Itulah hal yang pertama saya pikirkan. Lalu jika tidak jadi trader, lantas jadi apa ?

1. Broker

Dalam perjudian, Bandar adalah posisi paling aman dan tidak mungkin kalah, begitu juga broker dalam forex. Meskipun trader rugi beratus-ratus juta, tetapi broker tidak mungkin ikut rugi karena broker jmengambil keuntungan dari spread dari tiap transaksi forex. Spread sendiri adalah selisih yang dimiliki oleh tiap pasangan mata uang ketika ditransaksikan dalam perdagangan mata uang atau valuta asing (valas), selisih tersebut ditentukan oleh masing-masing broker forex. Misalnya jika harga beli dolar adalah Rp 9300 maka harga jualnya Rp 10000, selisih 700 itulah yang dimanakan spread, dan itu yang menjadi keuntungan broker jujur.

Tetapi ada juga broker yang nakal. Broker yang nakal bergerak seperti Bandar. Mereka tidak melempar order trader ke pasar, melainkan menyimpannya sendiri. Broker ini memiliki keuntungan yang lebih banyak, karena broker ini mengambil keuntungan langsung dari kerugian trader, trader rugi 100 juta, broker untung 100 juta. Jika trader bermain di broker nakal maka trader hanya akan mendapatkan banyak kecurangan seperti, delay order yang sama, pasar yang melawan analisis, spread yang tiba-tiba membesar, dll. Intinya Trader boleh rugi tetapi, Broker nakal tidak ingin rugi bagaimanapun caranya.

Mau jadi broker yang jujur atau nakal, tetep saja untung. Yang membedakan hanya tingkat keuntungannya saja.

Kebutuhan :

–          Pengetahuan tentang forex dan broker forex

–          Dedicated Server / Hosting

–          Pengetahuan tentang web hosting, social media

–          Waktu untuk promosi broker

2. Programer EA

Mungkin beruntunglah teman-teman yang pernah kuliah di Informatika, atau setidaknya mengerti bagaimana cara algoritma sebuah program bekerja. Di forex sendiri ada yang namanya EA (Expert Advisor) atau dengan kata lain Robot Forex. Seperti sebuah Bot, EA akan melakukan trading secara otomatis berdasarkan fungsi-fungsi/sistem trading yang sudah diprogramkan oleh pembuat, jadi tidak perlu repot-repot trading secara manual. Membuat EA tidaklah begitu sulit bagi para programmer apapun yang sudah mengerti algoritma.

EA menggunakan bahasa pemrograman yang bernama MQL4 yang biasa digunakan pada platform trading Meta Trader. Tidak sulit belajar MQL4, bahasanya mirip-mirip dengan C++, dan pasti sudah seperti nasi sayur bagi para programmer. Kebanyakan sistem trading yang diimplementasikan dengan EA menggunakan analisis teknikal, karena datanya lebih mudah untuk diambil dan digunakan. Tetapi ada juga programmer jago yang bisa membuat EA dengan menggunakan news-news dari analisis Fundamental.

Keuntungan terbesar Programmer EA adalah mengerti banyak sistem trading dari berbagai trader. Programmer mau tidak mau harus mengerti sistem trader yang akan di-implementasikan dalam EA. Jika ternyata sistem trader tersebut menguntungkan, Programmer bisa memakainya sendiri. Menjadi Programmer EA adalah jalan tercepat dalam belajar berbagai sistem trading dari berbagai trader, tidak perlu susah-susah memikirkan sistem trader yang ampuh, cukup tiru dan modifikasi dikit dari sistem trader client. Jika sistemnya menguntungkan bisa dipakai, jika tidak ya cukup jadi kenangan saja.

Kebutuhan :

–          Pengetahuan tentang forex

–          Pengetahuan tentang programming

–          Waktu untuk promosi jasa programming

Meskipun sudah banyak cerita kesuksesan trader di forum-forum, tetapi sejauh ini saya belum melihat secara nyata orang yang benar-benar bisa trading for living sebagai single fighter trader, tetapi saya yakin orang-orang seperti itu pastilah ada di luar sana. Akhir kata, Tidak ada sistem forex yang sempurna dan percayalah kalau semua isi ebook forex itu sama saja, dan pada akhirnya kita akan kembali ke sistem yang lebih sederhana. Forex bukanlah jalan instan menuju kekayaan, kalau pengen kaya dengan cepat mending coba togel :p. Astalavista !

Oh ya, sekalian promosi. Saya terima kok jasa pembuatan EA. Syaratnya mudah saja, sistem trader anda akan otomatis saya ketahui, dan anda harus ikhlas. Lalu saya tidak bertanggung jawab kalau ternyata EA yang sudah dibuat berdasarkan sistem trader anda tidak menguntungkan, dan saya berhak dibayar untuk itu. Untuk tarif dan ketentuan lainnya, boleh kontak saya secara personal. Cheers !

  • Share on Tumblr

2 Comments

  1. Wah, menarik ini..
    Saya aja pernah jadi broker tapi ga sukses. Kebanyakan kantor perdagangan berjangka macam ini tidak memberi gaji bagi karyawannya, atau memberi dengan deadline max.3 bulan, setelah itu murni tergantung dari komisi tiap tutup posisi.
    Bagi orang semacam saya, yang notabene ngga suka judi dan sampai sekarang belum menemukan efek trading macam ini pada perekonomian global nilai mata uang atau nilai saham yang dimainkan, tentu tak pernah sukses karena sama dengan membohongi hati nurani. Ya kalau sekedar buat nambah ilmu sih gpp.
    Ada juga pengalaman teman broker yang sampai dikejar-kejar oleh nasabahnya karena rugi banyak.
    So.. jadi broker belum tentu mengungtungkan, kalau ngga dapat nasabah.

    btw, Ini warna font nya pas input comment transparant, ro, jadi meraba-raba waktu ngetik, hahahaha… Apa efek dari recaptcha?

  2. Wuooohhh…. ternyata pengalaman kakak lebih banyak. *sembah sujud.
    Ya begitulah, bagi ane jg trading ga lebih dari have fun.. mungkin karena itu jadinya ga pernah berhasil.wkwkwkwk

    Ini karena template, udah tak edit biar tulisannya terang. hehe

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *