Pages Navigation Menu

my official site to waste my time

Griya Kata

Dulu saya sempat menulis artikel tentang Griya Kata di oiasatria.com. Tetapi karena waktu itu saya memasuki jaman resesi keuangan, dimana penghasilan selalu lebih kecil dari uang jajan, maka hilanglah web saya tersebut beserta tulisan-tulisan saya ke ranah mayapada. Saya akan coba tulis ulang lagi mengenai Griya Kata di sini.

Griya kata adalah sebuah komunitas yang tidak memiliki kekuatan hukum atau biasa disebut dengan Non Govermental Organization yang bergerak di bidang pendampingan anak dalam dunia pendidikan dan menyediakan tempat bagi anak-anak untuk belajar mengetahui dunia. Tujuan griya kata adalah untukmenanamkan dan menumbuhkan minat anak dalam dunia pendidikan, khususnya proses belajar dan mengembangkan kecerdasan anak didalam proses pendidikan formal maupun informal serta mendampingi mereka dalam proses pertumbuhan kecerdasan. Sebua misi yang mulia dan terlalu utopis bagi kebanyakan orang, tapi tidak bagi mereka. Tapi mereka itu siapa ?

Mereka adalah teman-teman saya seangkatan mahasiswa. Ketika mahasiswa yang lulus memilih untuk mencari kerja dan merintis karir demi masa depan yang masih juga tidak jelas dan termasuk saya juga terjebak dengan pilihan itu, mereka memilih untuk mendirikan suatu organisasi yang membantu anak-anak dalam pendidikan. Memang seperti berjalan ke jurang masa depan, tapi saya percaya di dasar jurang ada ribuan tangan-tangan yang siap menangkap mereka.

Griya Kata saat ini sudah berhasil membangun sebuah perpustakaan di Dusun Poko, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi tersebut dipilih dengan alasan subjektif mereka karena kedekatan dengan penduduk sekitar saat KKN (Kuliah Kerja Nyata) waktu kuliah dulu. Sebuah hal yang hebat di mana mereka hanya mendapatkan dana dari donasi, jual koran bekas, dan ngamen tapi bisa mendirikan sebuah perpustakaan untuk anak-anak yang akan menjadi langkah pertama sebagai wadah untuk mendampingi anak-anak dalam proses belajar.

Tidak cuma mendirikan perpustakaan, tapi mereka juga mengadakan bimbingan belajar bagi anak-anak di dusun Poko. Bimbingan belajar tersebut dilaksanakan rutin secara rutin tiap minggu sebagai salah satu pintu masuk untuk dapat mengenal sekaligus memahami karakter anak di desa setempat, karena para relawan berinteraksi langsung secara individu dengan anak-anak dengan melakukan kegiatan belajar bersama yang rutin, selain untuk mencapai target pembelajaran.

My Opinion :

Ya! Ini tindakan nyata. Tidak hanya mimpi dan omongan besar belaka. Mereka yang berani melangkah memang bukan pahlawan, karena semata-mata tidak ada yang harus dilawan. Mereka tidak pamer , karena memang tidak ada yang dipamerkan dari kebodohan. Tapi mereka pejuang, berjuang dengan mengusung pengetahuan sebagai bekal yang harus dibagikan. Memilih anak-anak sebagai target perjuangan. Mendirikan wadah sekaligus sebagai media pembelajaran, sebuah misi yang tidak bisa dijalankan tanpa mengorbankan diri. Besar harapan saya akan komunitas seperti ini, komunitas kecil yang menginspirasi. Menginspirasi untuk berbagi. Membuat saya tidak pernah berhenti bermimpi bahwa komunitas ini haruslah menduplikasi, menghasilkan banyak Griya Kata berdiri, menghasilkan banyak anak-anak mengerti bahwa penting sekali untuk berbagi.

Bagi yang peduli, sadar, dan merasa ingin berbagi, berikut adalah kontak dimana kita bisa melihat aksi dan reaksi yang sudah mereka jalani.

Twitter : @griyakata

Facebook : Griyakata

Blog : http://ceritagriyakata.blogspot.com

Contact Person : Erik (81802623467 ), Sindhu (085729409365)

Tidak apa-apa tidak berdonasi, menyemangati mereka juga sudah berupa sumbangsih berarti.

 Griya kata

  • Share on Tumblr

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *