Pages Navigation Menu

my official site to waste my time

Membuat Personal Web

personal web

Di jaman modern ini sudah wajar bila seseorang mempunyai personal web (web pribadi). Blogging sudah dibawa ke level yang lebih tinggi yaitu dengan menggunakan personal web. Mempunyai personal web akan menambah tingkat kekerenan anda menjadi lebih 3x lipat lebih banyak. Apalagi jika anda mempunyai karya-karya atau usaha yang ditampilkan dalam personal web tersebut, otomatis tingkat keseriusan anda dalam berkarya dan berusaha akan melejit di mata kolega bisnis dan teman-teman anda. Lumayan buat menuh-menuhin CV.

Nah, mungkin ada teman-teman yang kebelet punya personal web seperti web saya ini (www.oiasatria.com) yang super duper keren maksimal tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Karena itu saya akan berbagi informasi mengenai cara menjadi keren seperti saya.

Pertama-tama saya akan menjelaskan tentang konsep utama dalam sebuah website yaitu hosting dan domain.

  • Hosting adalah suatu bentuk layanan jasa penyewaaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan atau organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web/situs Internet (Wikipedia). Hosting ini seperti sebuah komputer/server yang bisa diakses orang di seluruh dunia melalui Internet, space dalam komputer itu disewakan dengan kapasitas dan tarif yang berbeda-beda.
  • Domain adalah  nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun Internet, bingung kan ?! Begini kisanak, domain itu merupakan suatu nama unik yang mewakili suatu web tertentu. Misalnya web ini memiliki nama domain “www.oisatria.com” , dan nama ini unik, di dunia ini Cuma ada satu web beralamat www.oiasatria.com. Tidak mungkin ada kasus ketika anda mengetikkan www.oiasatria.com tetapi malah muncul halaman situs dewasa, kecuali jika website saya di hack. Penamaan domain ini juga memiliki aturan yaitu diharuskan memiliki ekstensi atau akhiran di belakang tanda dot (“.”). Ada banyak ekstensi yang kita bisa pilih seperti yang tercantum dalam http://www.iana.org/domains/root/db , akan tetapi biasanya penyedia layanan domain tidak menyediakan beberapa ekstensi tersebut. Ekstensi yang mewakili korporasi negara seperti co.id (Indonesia), atau .gov akan membutuhkan pengurusan yang lebih ribet. Seperti contohnya ekstensi .co.id membutuhkan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) karena menang ekstensi tersebut digunakan untuk domain korporat. Untuk web pribadi, saya pikir ekstensi .net, .org, atau .com sudah cukup karena pengurusannya lebih mudah, tinggal bayar ke penyedia layanan domain maka ekstensi tersebeut sudah kita dapatkan.

Hubungan Domain dan hosting itu seperti sepasang kekasih yang dimabuk asmara dan ditempatkan dalam satu kamar kos, tidak terpisahkan. Seumpama jika kita buka toko obat pelangsing, maka hosting berperan sebagai ruko tempat kita menaruh barang dagangan dan domain sebagai nama toko kita, misal kita beri nama toko “Galian Singset”.   Jadi jika orang ingin membeli obat pelangsing, maka orang tersebut tinggal pergi ke toko Galian Singset dan bisa memilih dengan sukacita semua barang dagangan kita.

Domain dan hosting ini bisa kita sewa dengan mudah melalui jasa penyedia layanan hosting dan domain yang sudah banyak bertebaran di Internet. Ada penyedia lokal ataupun luar, keduanya sama bagusnya dengan tarif yang kompetitif. Saran saya bagi pemula adalah menggunakan jasa lokal, karena komunikasi dengan customer service akan menjadi lebih mudah dengan bahasa Indonesia. Penyedia Hosting dan domain lokal yang cukup bagus menurut saya adalah jagoanhosting atau rumahweb, keduanya menyediakan layanan CS selama 24 jam. Sementara jika anda ingin menggunakan penyedia hosting dan domain dari luar, maka penyedia layanan rekomendasi saya adalah name, namecheap atau hostgator. Rata-rata tarif sewa domain adalah sekitar $10 atau Rp 100.000,- per tahun, sedangkan sewa hostingnya bervariasi berdasarkan space, bandwith dan fasilitas yang ditawarkan, atau rata-rata sekitar Rp 200.000,- s/d Rp 600.000,- per tahun. Untuk kasus web saya ini, saya menghabiskan budget sekitar Rp 300.000,- per tahun untuk sewa hosting dan domain, murah sekali bukan ?!

Mungkin ada yang bertanya bisa tidak kita hanya membeli domain lalu hostingnya menunjuk blog yang masih bersarang di blogspot atau wordpress. Jawabannya bisa, hal itu disebut dengan domain mapping. Proses domain mapping ini akan mengubah nama blog kita dari namablog.wordpres.com menjadi hanya namablog.com tergantung dari nama domain yang kita punya. Dulu sebelum Negara Api menyerang, domain mapping pada blogspot dan wordpress masih gratis, tetapi sekarang fasilitas domain mapping ini sudah dikomersilkan. Tarif domain mapping pada blogspot adalah $10 per tahun, sedangkan tarif pada wordpres berkisar antara 18$ – 25$ per tahun. Cara ini memang cocok bagi anda yang sudah mempunyai tulisan yang sangat banyak di wordpress atau blogspot, karena memindahkan tulisan dari penyedia blog ke independent hosting sangatlah merepotkan. Tetapi jika anda belum mempunyai tulisan, atau baru mulai ngeblog maka lebih baik menggunakan jasa hosting dan domain sendiri.

Jika hosting dan domain kita sudah punya, maka langkah selanjutnya adalah membuat tampilan website kita sendiri. Saat ini membuat website sangatlah mudah dan tidak perlu dimulai dari dasar dengan adanya CMS. CMS (Content Management System) sendiri adalah suatu paket software yang memungkinkan pengguna untuk membuat atau mengelola website dinamis secara mudah tanpa perlu kemampuan teknis yang mendalam. Dengan menggunakan CMS ini membuat web semudah kita menginstall program di Windows, tinggal klik next-next-next-next dan finish maka anda akan percaya bahwa mukzizat itu nyata. Banyak sekali CMS yang bisa digunakan untuk membuat website bertipe blog, seperti contohnya WordPress, Joomla, Drupal, dll. Web saya menggunakan wordpress karena wordpress adalah CMS paling mudah untuk digunakan, templatenya banyak dan gampang untuk dimodifikasi. Untuk pemula saya sarankan memakai wordpress sebagai CMS awal sebelum melirik ke CMS lainnya.

Domain dan hosting sudah, CMS sudah, maka sekarang bagaimana cara install CMS di hosting kita. Untuk menginstall CMS ke hosting maka kita harus melalui jalan yang bernama cpanel, Bah ! apa pula itu ?! Cpanel adalah control Panel yang dapat digunakan untuk mengatur website, membuat email account dan banyak hal lainnya seperti instalasi script, atau dengan kata lain cpanel ini adalah dapurnya website. Cpanel bisa diakses melalui alamat cpanel.namawebanda.com, atau mungkin bisa mampir ke http://cpanel.demo.cpanel.net/  untuk melihat demo cpanel. Untuk masuk ke cpanel dibutuhkan user dan password, User dan password cpanel akan diberikan oleh penyedia layanan domain dan hosting ketika anda sudah menyewa jasa mereka. Mungkin ketika orang yang awam mengenai web developer pertama kali membuka cpanel maka akan terasa memabukkan dan mual-mual, memang terlalu banyak istilah-istilah yang tidak bisa dimengerti dengan bahasa manusia di sini. Satu hal yang kita perlu cari dalam cpanel ini adalah suatu aplikasi bernama softlaculous atau fantastico. Kedua aplikasi ini biasanya tersedia secara default di dalam cpanel dan merupakan sebuah library yang berisi banyak sekali koleksi CMS yang siap untuk diinstal di dalam web hosting. Aplikasi ini akan mengotomatisasi proses installasi CMS dan menangani hal-hal yang masih tergolong teknis seperti pembuatan database. Silahkan pilih CMS yang menarik hati di sini lalu tinggal isi beberapa data yang penting seperti nama atau deskripsi web lalu next-next-next-next dan biarkan mukzizat yang bekerja, setelah itu anda akan melihat kelahiran sebuah website di web hosting anda. Gracias ! anda sudah mempunya personal web

Setelah website tercipta, maka tindakan medis selanjutnya adalah operasi plastik. Anda perlu mempercantik web anda, membuatnya unik dan berbeda tampilannya dari web-web lainnya. Ada bejibun template web yang keren-keren tersedia di dunia maya baik yang gratis maupun berbayar. Yang anda lakukan tinggal download kemudian masukkan ke CMS melalui admin panel. Atau jika anda ingin sebuah modifikasi tingkat tinggi maka terpaksa anda harus mempelajari bahasa pemrograman php dan css. Kedua bahasa pemrograman tersebut cukup susah dipelajari jika anda tidak memiliki dasar sama sekali di bidang programming dan hanya menambah masalah hidup anda jika anda nekat mempelajarinya.

Kesimpulannya sih asal anda tidak tinggal di gua dan sudah mengenal Internet pasti bisa membuat website seperti ini. Jika butuh bantuan dan mengalami kesulitan dalam membuat website, jangan hubungi saya, karena mungkin saat ini saya sedang sibuk berenang dengan ubur-ubur. Lebih baik hubungi CS dari penyedia layanan domain dan hosting untuk membantu anda karena mereka memang dibayar untuk itu. Ingatlah bahwa mukzizat itu nyata dan selamat mencoba ! Banzai !

  • Share on Tumblr

2 Comments

  1. mangtabzz, mastahh 🙂
    Kayaknya perlu bikin lanjutan ini, mastah, berupa tutorial apa gitu lho, yang njelasin tentang pemakaian softaculous dkk itu, atau yang lebih detail lainnya. Sapa tau, kalo banyak yang minat, bisa dibikin buku, mastah. heheheehe…..

    • Hahaha… wah, kalau bikin buku mah udah terlalu banyak saingan. Sebenarnya gampang kok, semua udah ada di dokumentasi masing2 software (softlaculous jg). Atau dokumentasi itu aku terjemahin ke B. Indonesia trus dibikin buku ? LoL

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *