Pages Navigation Menu

my official site to waste my time

Timeline Sampah Muggle Pemuja Capres

Ada kumbang makan beling, selamat terbang bersama citilink… maaf saya salah pantun. Lain Hulu Lain Parang, Lain Dahulu Lain Sekarang. Pantun 2 kerat khas Jarjit tersebut memang cocok untuk menggambarkan pemilu di era The Avenger ini.  Kampanye yang dulu isinya konvoi motor knalpot model “brong” berevolusi menjadi kampanye via internet dan social media yang sayangnya masih model “brong” juga.

Kenapa saya bilang masih model brong juga ? karena kebanyakan link artikel yang di share teman-teman saya di social media adalah artikel sampah semua. Tidak peduli itu berita positif, negatif, black campaign, white campaign, dll tentang suatu capres.

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengetahui kredibilitas tulisan, di sini akan saya bagikan beberapa tips untuk mengecek kredibilitas tulisan tersebut.

Oke, sebelum saya bagikan tips tersebut, maka saya perlu melakukan tes tingkat pengetahuan pembaca tentang Internet dengan sebuah pertanyaan sederhana.

Apa pengertian dari PHP ?

Jika jawaban anda bahwa PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman web maka jangan lanjutkan membaca artikel ini, langsung close web browser, shut down komputer dan pergilah ke café terdekat untuk minum bir. Anda perlu kehidupan lain selain di depan komputer.

Lain halnya jika anda menjawab “Pemberi Harapan Palsu” berarti anda termasuk golongan awam di dunia Internet, seperti  muggle di dunia Harry Potter, anda hanya manusia biasa. Maka anda perlu membaca tulisan saya ini sampai selesai

Ada banyak cara untuk untuk mengetahui kredibilitas suatu website yang notabene berisi artikel yang sering di share oleh para muggle pemuja capres. Berikut beberapa diantaranya

  1. Nama Domain

Nama Domain adalah urutan pertama dalam menentukan kredibilitas suatu website. Nama domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi suatu website, contoh : www.oiasatria.com, www.faith-creative.com, dll. Jika masih kurang mengerti konsep domain, bisa dibaca di tulisan saya ini.

Lantas apa hubungannya nama domain dengan kredibilitas suatu web ?

Ada beberapa ekstensi (akhiran) nama domain yang dalam pembuatannya membutuhkan ijin dari pemerintah. Di Indonesia sendiri akhiran domain yang membutuhkan ijin pemerintah untuk menggunakannya adalah akhiran id, contohnya : domain berakhiran co.id (corporation), net.id (penyedia telekomunikasi), ac.id (universitas), sch.id (sekolah), dll.  Domain tersebut hanya akan bisa digunakan jika si pembuat domain memenuhi persyaratan berikut, misal untuk domain co.id pembuat perlu melampirkan KTP/SIM/Paspor, SIUP, TDP, NPWP, dll. Dengan demikian jelas sekali identitas pembuatnya dan otomatis kredibilitas dari domain tersebut dapat dipertanggung jawabkan serta bisa dengan mudah dituntut secara hukum apabila ada yang bermasalah dari isi website tersebut.  Berbeda halnya dengan ekstensi .com, .net, .org, .co.cc, dll yang dalam pembuatannya hanya membutuhkan uang kira-kira $10-$11 dollar untuk 1 tahun. Identitas yang dicantumkan dalam pemilik domain ini pun bisa jadi palsu sehingga kredibilitas diragukan.

  1. Biodata Domain

Bagaimana caranya kita tahu website A itu milik siapa ? Jawabnya cuma satu kata yaitu “whois”.

Whois adalah salah satu cara untuk mengetahui informasi dari suatu domain. Ada banyak situs yang menyediakan layanan whois, misalnya : whois.com, whois.net, who.is, whois.domaintools.com dll. Misalnya kita ingin mengetahui informasi pemilik dari domain www.kaskus.co.id, maka tinggal buka saja situs whois.domaintools.com dan masukkan domain www.kaskus.co.id ke dalam kolom whois lookup. Maka akan terlihat informasi sebagai berikut :

whois kaskus

Akan tampil informasi-informasi dari registrant (pemilik) suatau domain. Informasi-informasi tersebut meliputi : tanggal pembuatan domain, exp domain, nama registrant, alamat, no telpon, email, ip address dll. Langkah selanjutnya adalah dengan mengecek keaslian informasi tersebut dengan berbagai cara, misalnya untuk cotoh kaskus.co.id yang paling mudah adalah googling nama “PT Darta Media Indonesia Kaskus” apakah memang ada ? Apakah PT tersebut cocok dengan alamatnya ? Miscall telepon registrant apakah aktif ? dan lain-lain.

Akan tetapi ada fasilitas dari penyedia domain bernama “whois protection” dimana fasilitas tersebut akan menyembunyikan informasi dari para registrant domain, seperti jika kita melakukan whois pada domain oiasatria.com ini. Maka akan keluar tampilan berikut ini

whois oiasatria.com

Bukannya data registrant domain saya ini palsu, tetapi memang data-data pribadi dari registrant domain saya terlindungi oleh fasilitas ini. Tetapi tidak perlu kuatir, point penting seperti tanggal domain tidak dilindungi oleh “whois protection”. Tanggal domain dibuat sangat penting karena untuk mengetahui umur domain, semakin muda umur domain tersebut tentu saja semakin tidak kredibel pula artikel yang berasal dari sana.

  1. Anonimitas

Anonimitas juga mempengarui kredibilitas suatu tulisan di jagad maya ini. Semakin anonym identitas penulis artikel tersebut maka semakin tidak kredibel juga artikel tersebut. Identitas penulis yang merupakan syarat utama produk jurnalistik adalah salah satu cara bagaimana pemikiran yang tertuang dalam tulisan dapat dipertanggung jawabkan.  Mempercayai tulisan dari sumber yang anonym sama juga seperti segera membelikan pulsa setelah dapat sms mama minta pulsa.

  1. Subjektifitas Tulisan

Beberapa orang di dunia ini memang dianugerahi darah pujangga kata yang lewat tulisannya dapat menyihir pembaca untuk ikut dalam pemikirannya. Tapi ada satu hal yang perlu kita ketahui, yaitu subjektifitas. Setiap artikel yang ditulis pasti membawa pemikiran penulisnya juga meskipun artikel itu berasal dari media massa sekalipun, apalagi di jaman sekarang dimana media massa sepertinya tidak netral lagi. Subjektifitas ini tertuang juga dalam nama domain, misalnya oiasatria.com yang berarti ini web saya semua tulisan di sini adalah hasil pemikiran subjektif dari saya yang tentu saja kebenarannya tergantung dengan kondisi kejiwaan saya saat menulis.

Sama juga dengan tulisan dari jasa penyedia blog seperti wordpress, blogger atau tumblr. Tingkat Subjektifitas di blog sangat tinggi, sebaliknya dengan objektifitasnya yang rendah banget kaya sumur bor. Dan ingat hanya karena kita setuju dengan pemikiran subjektif suatu tulisan bukan berarti menjadikannya fakta.

Jadi tolonglah bagi anda yang merasa muggle fans capres, cek dulu kredibilitas setiap tulisan yang di share. Jangan ketika link sudah di dinding dan ketahuan bahwa tulisan tersebut picisan maka jangan sampai jawaban yang diberikan cuma “Silahkan konfirmasi ke penulis yang bersangkutan, saya kan cuma ikutan share”. Ingat anda adalah riak sebuah batu yang dilempar ke kolam, riak akan menggerakkan riak lainnya. Meskipun hanya share tapi tindakan tersebut akan menggerakkan pikiran orang lain walau sedikit. Bagus kalau tulisan yang di-share itu baik dan benar, tetapi kalau ternyata cuma tulisan negative dan hoax, ya cuma akan menyebarkan kebencian dan kebohongan.

Ada banyak cara sebenarnya untuk mengecek kredibilitas tulisan seperti : intensitas tulisan yang diterbitkan, keseimbangan artikel, dsb. Jika saya tuangkan semua itu di sini maka tulisan saya akan menjadi sangat panjang dan membosankan untuk dibaca. Memang pada akhirnya semua kembali kepada kita untuk memiliah-milah mana tulisan yang dapat dipercaya.

Satu-satunya yang bisa dipercaya adalah fakta, dan menjaring fakta dari tornado berita di dunia maya memang susah. Hanya dengan melihat dari berbagai sisi dan membaca dari berbagai sumber, maka fakta yang masih fana bisa semakin terbuka. Itu !

  • Share on Tumblr

6 Comments

  1. Keren gan….^~^

  2. Well written (: izin share, yak..

  3. mantab 😀

  4. Mantaaaappp….anda menambah pengetahuan saya…..

  5. jadi pakar iki genteni pak roy suryo hahahaha…. salam

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *